Taktik Yang Paling Dibenci Di Sepakbola

Sepak bola bukanlah permainan individual, melainkan harus dilakukan secara bersama-sama dan melibatkan semua pemain di dalam tim. Jika para pemain tidak memiliki tujuan untuk bekerja sama, tim dipastikan akan gagal mencetak gol dan kalah di dalam pertandingan. Setiap tim terdiri dari 11 orang, yaitu 1 kiper dan 10 pemain.

Strategi pertama adalah strategi penyerangan, dan strategi kedua adalah strategi bertahan. Pemilihan dalam pengguanaan strategi penyerangan atau penyerangan karena mereka memang lebih terbiasa dengan teknik penyerangan, sedangkan tim lain akan lebih cocok untuk melakukan pertahanan secara maksimal. Bola diprogres kiper (GK) ke salah satu half back, bisa kiri atau kanan. Bila akses progres ke penyerang nomor #9 serta jalur umpan ke gelandang diblokir lawan, bola dapat dimainkan kembali (back pass) ke kiper untuk kemudian dipindahkan ke half back yang bebas. Hindari pemain-pemain gelandang menutup jalur umpan bek pemegang bola ke nomor #9.

Untuk dapat meraih kemenangan dalam suatu pertandingan tim harus dapat melihat seberapa kuat tim lawan yang sedang dihadapi. Selain itu, apabila strategi ini berhasil diterapkan, tentu saja semua anggota tim yang melakukan penyerangan tidak perlu kembali ke daerah pertahanan. Hal ini sangat menguntungkan apalagi sebuah tim memiliki kekompakan yang tinggi. Kelemahan dari strategi ini adalah stamina ekstra yang sangat di butuhkan.

Akan tetapi, permainan ini tetap dilakukan dengan mengikuti sejumlah aturan yang sudah ditentukan. Strategi pertahanan ialah strategi yang dilakukan perseorangan maupun kelompok dengan tujuan menahan serangan lawan agar tidak mengalami kekalahan dalam pertandingan. Pertahanan sering dilakukan oleh pemain belakang atau barisan pertahanan. Caranya bisa bermacam-macam, tetapi harus bisa dipahami oleh seluruh pemain agar terkoordinir dan terpola. Pertahanan ini bukan tindakan seorang pemain saja, melainkan kegiatan kelompok yang membutuhkan kerja sama dan pemahaman yang baik satu sama lain.

Cara yang biasa dilakukan adalah penjagaan daerah, penjagaan satu lawan satu, dan penjagaan gabungan. Lemparan ke dalam terjadi apabila saat permainan sepak bola sedang berlangsung, bola keluar meninggalkan lapangan permainan dari daerah sisi lapangan. Jika lemparan ini telah dilakukan, permainan dapat dilanjutkan kembali.

Posisi pemain pun akan terbagi-bagi menjadi penyerang, gelandang, dan juga bek. Pembagiannya sendiri bisa berubah-ubah tergantung taktik setiap tim. Setiap tim yang terdiri dari sebelas orang harus memasukkan bola ke gawang lawan. Tim yang berhasil mencetak gol lebih banyak akan dinyatakan sebagai pemenang.

Lemparan ke dalam dilakukan oleh tim yang tidak menyentuh bola terakhir sebelum bola keluar lapangan. Sangat diperlukan agar tim selalu menjaga kekompakan tim sehingga permainan dalam tim menjadi sangat solid dan tidak mudah dibobol oleh tim lawan dan malah dapat menghasilkan gol karena selalu kompak dan solid.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *